Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah menunjuk tim peneliti untuk turun di Kabupaten Kendal. Tim ini akan bergerak dalam waktu dekat dan menemui warga untuk mengumpulkan data di lapangan.
“Kita ingin memahami persis persoalan di lapangan seperti apa,” kata Wasekjen PBNU H Ulil Abshar Hadrawi kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal di Jakarta, Jumat (24/3) siang.
| Terkait Pembebasan Lahan Tol, PBNU Terjunkan Tim Khusus di Kendal (Sumber Gambar : Nu Online) |
Terkait Pembebasan Lahan Tol, PBNU Terjunkan Tim Khusus di Kendal
Pembentukan tim khusus ini merupakan respon cepat pengurus harian PBNU atas kunjungan belasan warga Kendal, di Jakarta, Selasa (21/3) siang. Mereka melaporkan masalah proses penetapan harga lahan untuk tol Semarang-Kendal-Batang.Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
Kepada pengurus harian PBNU, mereka melaporkan ketidakadilan perihal penetapan harga tanah yang berbeda antara lahan di Semarang, Kendal, dan Batang. Sementara pihak yang ditunjuk pemerintah untuk mengadakan lahan adalah pihak yang sama.Di sisi lain ada juga makelar-makelar tanah di lapangan yang “bermain” menambah masalah pembebasan lahan semakin pelik. “Yang jelas kami akan turun ke lapangan,” kata H Ulil.
Selain turun ke lapangan, PBNU juga melayangkan surat pengaduan terkait permasalahan pembebasan lahan untuk jalan tol di Kendal yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dengan tembusan sejumlah kementerian dan badan negara terkait lainnya.
Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
Tampak hadir pada pertemuan tersebut Ketua PBNU H Imam Aziz, Wasekjen PBNU H Ulil Abshar Hadrawi, Ketua DPC Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Kendal Nurrokhim, Ketua Umum SPI Henri Saragih, Pengasuh Pesantren Al-Ma’wa KH Ahmad Al-Munawwar. (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.idPondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Meme Islam Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

EmoticonEmoticon