Kamis, 21 September 2017

Warga Berbondong Daftar Mudik Bareng PBNU

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Sedikitnya 200 orang memadati lobi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Selasa (31/7) siang. Mereka datang untuk mendaftarkan diri sebagai peserta ‘Mudik Bersama 2012’ yang rutin digelar PBNU melalui Lembaga Takmir Masjid (LTM) NU.

Untuk menjadi peserta ‘Mudik Bersama 2012’, mereka cukup membawa fotokopi KTP. Peserta mengisi lembaran formulir yang akan dibagikan panitia. Pengisian formulir ini akan memudahkan pendataan dan pendistribusian nomor bangku bus.

Warga Berbondong Daftar Mudik Bareng PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Berbondong Daftar Mudik Bareng PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Berbondong Daftar Mudik Bareng PBNU

Selasa ini adalah hari kedua pendaftaran peserta ‘Mudik Bersama 2012’. Hari pertama pendaftaran dibuka kemarin, Senin 30 Juli 2012. Kemarin, panitia menerima 500 pendaftar. Targetnya, “Panitia menyediakan 40 bus,” kata seorang petugas keamanan PBNU yang menemani para pendaftar. Jumlah itu kemungkinan bertambah/

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Saat menunggu kedatangan panitia, para calon peserta ‘Mudik Bersama 2012’ duduk di halaman masjid An-Nahdliyah. Tetapi tidak sedikit dari mereka, berdiri dan berjalan kian kemari untuk sekadar melepas rasa jemu. Bahkan ada yang bercakap-cakap dengan petugas keamanan. Ini bisa dimaklumi karena mereka umumnya datang sejak pukul 09.00 pagi.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Saya datang dari jam setengah sepuluh,” kata Tugimin (41), seorang pekerja yang tinggal di bilangan Pulo Gadung kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal saat menunggu kedatangan panitia, Selasa (31/7) siang.

Selain fotokopi KTP, Tugimin memperlihatkan fotokopi Kartu Keluarga kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal di sela antrean, tepat depan batu peresmian gedung PBNU yang ditandatangani KH. Abdurrahman Wahid, mantan Presiden keempat RI. Ia akan mendaftarkan istri dan dua anaknya sekaligus.

NU memang harus mengabdi kepada rakyat kecil. Bayangkan saja? Kalau satu tiket bus 300 ribu rupiah, saya sekeluarga berempat punya duit darimana untuk empat tiket, tutup Tuguimin yang akan mengambil tujuan Sragen Jawa Tengah, sambil pamit kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal mengambil air sembahyang Dzuhur.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal AlaNu Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Warga Berbondong Daftar Mudik Bareng PBNU di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock