Sabtu, 13 Januari 2018

Islam Nusantara Tak Hanya Milik NU dan Jawa

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) PBNU KH Agus Sunyoto menyatakan bahwa Islam Nusantara bukanlah aliran atau mazhab baru. Ia mengatkaan hal itu pada “Ngaji Sejarah” sesi tiga pdaa peringatan Harlah NU ke-91 di gedung PBNU, Selasa (31/1).

Kiai Agus mengatakan hal itu karena ada beberapa kalangan beranggapan bahwa Islam Nusantara merupakan ikon Islam-nya NU dan orang Jawa.?

Islam Nusantara Tak Hanya Milik NU dan Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Nusantara Tak Hanya Milik NU dan Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Nusantara Tak Hanya Milik NU dan Jawa

"Tidak benar jika Islam Nusantara hanya milik NU dan Jawa. NU adalah kelanjutan Wali Songo. Tokoh-tokoh Wali Songo banyak yang berasal dari Pasai, Aceh. Sosok Wali Songo mewakili Nusantara karena berasal dari berbagai daerah. Sunan Ampel dari Champa, Vietnam. Hanya saja, beliau dimakamkan di Jawa. Cuma yang memperkuat tradisi Wali Songo ya di Jawa," jelasnya.

Islam Nusantara, lanjutnya, sebagai pembendung arus globalisasi yang mengalir deras. Salah satunya dengan memperkokoh tradisi Nusantara seperti kenduri, slametan dan lain-lain.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Globalisasi telah menggerus budaya, etnis dan agama,” kata penulis “Atlas Wali Songo: Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo Sebagai Fakta Sejarah”.?

Ia mencontohkan saat ini nama anak-anak desa berubah dari generasi sebelum. Har ini mereka menggunakan nama tidak dari kebudayaannya sendiri, tap dari luar. Orang Jawa misalnya, tidak lagi mencerminkan kejawaannya.?

“Di sinilah, Islam Nusantara diposisikan ? sebagai proyek bersama untuk menghadapi dunia global,” pungkasnya. (Nor Elysa Rahmawati/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Hikmah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Islam Nusantara Tak Hanya Milik NU dan Jawa di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock