Sabtu, 16 Juni 2012

Ormas Lintas Agama Isi Dialog Forum Keserasian Sosial Pringsewu

Pringsewu, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Forum Keserasian Sosial Desa Sumberagung menggelar Pertemuan dan Dialog Tematik bertema Membangun Toleransi Antar Umat Beragama, Senin (09/10) di balai Desa Sumberagung Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu.

Acara dihadiri oleh lebih dari 50 peserta, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pringsewu, H Fauzi. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati  selain  memberikan penguatan, juga menyerahkan secara simbolis Prasasti Keserasian Sosial.

Ormas Lintas Agama Isi Dialog Forum Keserasian Sosial Pringsewu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ormas Lintas Agama Isi Dialog Forum Keserasian Sosial Pringsewu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ormas Lintas Agama Isi Dialog Forum Keserasian Sosial Pringsewu

Dialog menghadirkan nara sumber dari ormas lintas agama, diantaranya PC GP Ansor Pringsewu (Hisbullah Huda), PD Muhammadiyah Pringsewu (H Atorriyadi), Komcab Pemuda Katholik Pringsewu (Didik Budiawan) dan Parisada Hindu Dharma Pringsewu (I Nyoman Desten). Para nara sumber menyampaikan materi Toleransi Antar Umat Beragama dilihat dari sudut pandang agama yang berbeda-beda.

Hisbullah Huda atau yang akrab dipanggil Cak His, menyampaikan materi dasar-dasar toleransi, dan secara spesifik menjelaskan tentang bagaimana mengukuhkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariah.

Dalam kaitannya dengan toleransi antar umat beragama, toleransi hendaknya dapat dimaknai sebagai suatu sikap untuk dapat hidup bersama masyarakat penganut agama lain, dengan memiliki kebebasan untuk menjalankan prinsip-prinsip keagamaan (ibadah) masing-masing, tanpa adanya paksaan atau tekanan, baik untuk beribadah maupun tidak beribadah, dari satu pihak ke pihak lain.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

"Sikap toleransi antar umat beragama juga bisa dimulai dari hidup bertetangga, baik dengan tetangga yang seiman dengan kita maupun yang tidak seiman,” ujarnya.

Sikap toleransi itu direfleksikan dengan cara saling menghormati, saling memuliakan dan saling tolong-menolong. Hal ini telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. ketika suatu saat beliau dan para sahabat sedang berkumpul, lewatlah rombongan orang Yahudi yang mengantar jenazah. 

“Nabi langsung berdiri memberikan penghormatan. Seorang sahabat berkata: Bukankah mereka orang Yahudi wahai rasul? Nabi menjawab: Ya, tapi mereka manusia juga," urai Cak His.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Karenanya sudah jelas, bahwa sisi akidah atau teologi bukanlah urusan manusia, melainkan Allah SWT dan tidak ada kompromi serta sikap toleran di dalamnya. 

“Sedangkan kita bermuamalah dari sisi kemanusiaan kita," tegasnya. (Henudin/Kendi Setiawan) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal AlaNu, Bahtsul Masail, Pendidikan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ormas Lintas Agama Isi Dialog Forum Keserasian Sosial Pringsewu di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock