Selasa, 10 Februari 2015

PCNU Ingatkan Perlunya Penuhi Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

Probolinggo, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal - Masjid adalah rumah Allah SWT. Jika masyarakat mempunyai permasalahan, mintalah pertolongan kepada Allah SWT dengan mendatangi masjid untuk melaksanakan ibadah shalat lima waktu maupun ibadah yang lain. Karena masjid harus menjadi tempat pelbagai ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin saat meresmikan Masjid Nurul Islam sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Karang Tengah Desa Tulupari Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/12) sore.

PCNU Ingatkan Perlunya Penuhi Masjid dengan Kegiatan Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Ingatkan Perlunya Penuhi Masjid dengan Kegiatan Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Ingatkan Perlunya Penuhi Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

“Tingkatkan amal kebaikan dan amal ibadah shalatnya di rumah Allah SWT,” katanya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Menurut Hasan, masyarakat hendaknya tidak berlomba-lomba untuk membangun masjid, tetapi bagaimana supaya masjid itu makmur dan selalu terisi dengan kegiatan-kegiatan ibadah kepada Allah SWT.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Makmurkanlah masjid dengan kegiatan-kegiatan ibadah,” jelasnya.

Terkait dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hasan meminta hendaknya momentum ini dijadikan sebagai muhasabah. Yakni, istiqomah shalat lima waktu dengan khusyuk dan benar. “Jika masyarakat cinta kepada Allah SWT, maka dari itu cintailah dan amalkan perilaku Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di Masjid Nurul Islam oleh Hasan Aminuddin didampingi oleh Takmir Masjid Nurul Islam KH Ahmad Nawali.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili, Ketua PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah Ahmad Suja’i, Ketua MWCNU Tiris Barat Imron Hamzah, dan Camat Tiris Robi Siswanto.

Hadir penceramah KH Hasan Huda dari Lumajang dan KH Abu Yazid Al-Busthami dari Pasuruan. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Sejarah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. PCNU Ingatkan Perlunya Penuhi Masjid dengan Kegiatan Keagamaan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock