Sabtu, 09 Juli 2016

Nahdliyin Waykanan dan Gusdurian Lampung Ajak Publik Promosikan Perdamaian

Waykanan, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal?

Elemen Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Waykanan bekerjasama dengan Gusdurian Lampung mengajak publik berpartisipasi meramaikan Hari Santri Nasional 22 Oktober sekaligus mempromosikan perdamaian mengingat adanya kekerasan atas nama agama terjadi beberapa kali di tahun 2015.

Alumni Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) Waykanan Gatot Arifianto di Waykanan, Selasa (20/10) menegaskan, NU mengamini tiga ukhuwah, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia) atau bisa juga disebut ukhuwah insaniyah.

Nahdliyin Waykanan dan Gusdurian Lampung Ajak Publik Promosikan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Nahdliyin Waykanan dan Gusdurian Lampung Ajak Publik Promosikan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

Nahdliyin Waykanan dan Gusdurian Lampung Ajak Publik Promosikan Perdamaian

"Resolusi Jihad 22 Oktober dicetuskan ulama setelah bermusyawarah selama 2 hari (20-22 Oktober 1945) menegaskan bahwa membela Tanah Air hukumnya fardlu ain. Resolusi Jihad 22 Oktober merupakan pengakuan terhadap legitimasi pemerintah Republik Indonesia. Suatu upaya yang terbukti memotivasi pemuda Islam untuk berjihad membela negara yang secara kontitusi mengakui keberagaman," ujar Ketua PC GP Ansor Waykanan itu pula. ? ?

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Karena itu, ujar alumni Civic Education for Future Indonesian Leaders (CEFIL) itu melanjutkan, sebagai partisipasi aktif menyambut Hari Santri Nasional dan mengingatkan Indonesia yang bhineka, Gusdurian Lampung dan elemen NU di Waykanan mengajak publik mengampanyekan "Kekerasan dan Kebencian Bukan untuk NKRI!"

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

"Kami mengajak pemuda dan masyarakat di Kabupaten Waykanan untuk menggunakan gambar bertuliskan: Selamat Hari Santri Nasional. Kekerasan dan kebencian bukan untuk NKRI!, pada profil akun sosial media facebook mereka mulai sekarang hingga Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober," ujar Ketua Alumni Bimbingan Belajar PAsca Ujian Nasional (BPUN) Waykanan 2015 Disisi Saidi Fatah.

Ia menjelaskan, 22 souvenir, terdiri dari 11 buku dan 11 t-shirt telah disiapkan bagi publik yang ikut meramaikan Hari Santri Nasional serta mengkampanyekan perdamaian melalui media sosial. Namun demikian, bagi sejumlah masyarakat yang telah mendapatkan souvenir dari GP Ansor tidak boleh ikut serta untuk mendapatkan hadiah lagi, namun disarankan aktif mengampanyekan anti kekerasan dan kebencian.

"Yang memasang cepat akan mendapatkan souvenir bagus bermutu disediakan. Jangan lupa setelah menggenakan gambar dimaksud sebagai profil, ditagging atau tandai akun BPUN Waykanan," demikian Disisi Saidi Fatah. (Syuhud Tsaqafi/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Quote, Pemurnian Aqidah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Nahdliyin Waykanan dan Gusdurian Lampung Ajak Publik Promosikan Perdamaian di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock