Pati, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Langkah nyata dalam bidang ekonomi dilakukan Muslimat Nahdlatul Ulama. Organisasi perempuan terbesar di Indonesia itu meresmikan pabrik tepung kasava di Pati Jawa Tengah, Ahad (9/6).
Untuk mengoperasikan pabrik tersebut, Muslimat NU mendapat dukungan dari Balai Besar Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian berupa alat produksi. Serah terima secara simbolis alat produksi itu digelar di Panti asuhan Daarul Hadhonah, Pati.
| Muslimat NU Resmikan Pabrik Tepung Kasava di Pati (Sumber Gambar : Nu Online) |
Muslimat NU Resmikan Pabrik Tepung Kasava di Pati
Mesin produksi tepung yang diterima Muslimat berupa alat penyawur/perajang, alat pengepres hidrolik, alat penepung dan alat pengayak.Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Litbang pasca panen, Ir Rudi MT, mengatakan, ketahanan pangan nasional dimulai dari keluarga.Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
"Oleh karena itu, kerjasama dengan Muslimat NU, Organisasi Perempuan Muslimah, sangatlah strategis," katanya.Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pendirian dan peresmian pabrik tersebut merupakan bagian dari program Muslimat mandiri pada 2026.
"Untuk ke depannya pendampingan yang serius sangat diperlukan agar ada nilai tambah dari produksi tepung kasava," kata menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur tersebut.
Ketua PC Muslimat NU Pati, Hj Maria Ulfa, mengucapkan terima kasih PP Muslimat NU atas beroperasinya pabrik tepung kasava tersebut. Ucapan terima kasih juga diungkapkannya kepada Balai Besar Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.
"Kami berharap dapat digunakan secara optimal," katanya.
Peresmian pabrik tepung kasava tersebut dirangkai dengan pelatihan penggunaan tepung kasava menjadi aneka kue kering dan basah, serta pembuatan mie. Pelatihan yang digelar selama 2 hari tersebut diikuti oleh ibu-ibu Muslimat NU se-Karesidenan Pati.
Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor : Ahmad Millah
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Nahdlatul, Ulama, Olahraga Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

EmoticonEmoticon