Jumat, 20 Oktober 2017

Akal Sehat Kreatif dan Akal Sehat Kolektif Pesantren

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. “Vitalitas pesantren kalau disimpulkan adalah akal sehat kreatif dan akal sehat kolektif. Akal sehat kolektif menjadi penting juga setara dengan akal sehat kreatif. Seorang santri tidak hanya mementingkan diri sendiri. Jadi, ada kebersamaan,” tegas D Zawawi Imron dalam Pidato Kebudayaannya di Aula PBNU lt.8, Rabu (28/3).

Akal Sehat Kreatif dan Akal Sehat Kolektif Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Akal Sehat Kreatif dan Akal Sehat Kolektif Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Akal Sehat Kreatif dan Akal Sehat Kolektif Pesantren

Pidato Kebudayaan D Zawawi Imron, digelar dalam rangka merayakan setengah abad LESBUMI. Selain itu, pidato kebudayaan diadakan sebagai panggung apresiasi dan pengukuhan atas penganugerahan Sea Award 2012 diterimanya Februari lalu dari Kerajaan Thailand.

Akal sehat kreatif yang dimiliki pesantren akan melahirkan manusia-manusia unik. Keunikan manusia kreatif, turut membentuk dan mempengaruhi dunia dengan wajah kesenian nan indah di dalam koridor nilai pesantren.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Ruang pidato kebudayaan, dibiarkan dalam keadaan gelap. Hanya 3 buah lampu yang berbeda warna, menyorot podium Celurit Emas, gelar bagi penyair D Zawawi Imron. Efek pencahayaan ini, menambah suasana artistik acara tersebut.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Akal sehat kolektif gaya pesantren, membangkitkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup. Nalar kolektif melahirkan tindakan positif terhadap manusia lingkungan sekitar. Nalar kolektif ini yang perlu digali lebih dalam.

Pidato kebudayaan berlangsung dengan penuh kejutan. Para hadirin kadang dikejutkan dengan khazanah humor khas Madura yang sangat kaya. Penyair, Celurit Emas kadang mengeluarkan kata-kata ampuh yang mengajak 300 lebih hadirin merenung.

“Kalau kecerdasan-kecerdasan pesantren dihidupkan kembali, insya Allah kita bangsa Indonesia akan bersemangat untuk hidup dan menghargai hidup sehingga hidup menjadi tak sia-sia,” ungkapnya.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Kyai, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Akal Sehat Kreatif dan Akal Sehat Kolektif Pesantren di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock