Jumat, 20 Oktober 2017

Ini Pesan Terakhir Mbah Umar Syahid

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah TegalMbah Umar Syahid atau Mbah Umar Sumbu menitipkan sejumlah pesan kepada warga NU untuk menjaga persatuan, menjaga keimanan keluarga, menjaga nama baik NU. Semuanya itu harus dilakukan nahdliyin agar NU tetap menjadi panutan masyarakat.

Demikian pesan terakhir Mbah Umar kepada Wasekjen PBNU H Abdul Munim DZ beberapa saat sebelum meninggal di Pacitan.

Ini Pesan Terakhir Mbah Umar Syahid (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Pesan Terakhir Mbah Umar Syahid (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Pesan Terakhir Mbah Umar Syahid

Menurut H Mun‘im yang hadir di daerah Pacitan untuk pendidikan kader penggerak ranting NU beberapa waktu lalu, Mbah Umar adalah waliyullah yang selalu memikirkan NU dan bangsa Indonesia walaupun hidup dalam penderitaan.

“Karena itu, saat terjadi demo di Jakarta beliau mengajak keluarganya bermujahadah, karena dalam demo itu terdapat kelompok yang ingin melakukan makar. Beliau ulama waskito (makrifat). Walau tidak pernah lihat tv atau pakai hape, tapi ia tahu persis anatomi konflik politik nasional yang sedang terjadi,” kata H Abdul Mun’im DZ.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

KH Umar Syahid, tokoh NU Pacitan, wafat dalam usia 132 tahun. Beliau adalah santri dan teman perjuangan KH Hasyim Asyari.? Waktu mudanya sesepuh Pacitan? itu hidup sebagai kiai kelana,? dengan jualan gerabah dan tumbuh. Hasil jualannya digunakan untuk membangun mushalla dan masjid di sekitar Pacitan, Ponorogo, dan Madiun. Karenanya beliau dikenal sebagai Mbah Tumbuh.

Saat peristiwa pemberontakan PKI 1948 di Madiun, beliau sedang jualan di sana. Ia menyaksikan langsung pembantaian para ulama. Ia selamat karena dikira sebagai orang biasa. Dia menjadi informan para kiai dalam menghadapi? PKI karena dia bisa berjalan ke mana saja tanpa dicurigai PKI, pungkas Mun‘im. (Red Alhafiz K)

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Cerita Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ini Pesan Terakhir Mbah Umar Syahid di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock