Selasa, 05 Desember 2017

Ansor Berharap Kegaduhan Politik Segera Berakhir

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid berharap kegaduhan yang ditimbulkan oleh elit-elit politik di parlemen dapat segera berakhir.

“Kita berharap munculnya sikap kenegarawanan dari elit-elit politik sehingga drama pengesahan UU Pilkada oleh DPRD, kericuhan dalam pemilihan pimpinan DPR dan lainnya tidak terjadi lagi dipanggung politik bangsa ini,“ katanya dalam pembukaan konferensi besar ke-19 di Jakarta.

Ansor Berharap Kegaduhan Politik Segera Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Berharap Kegaduhan Politik Segera Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Berharap Kegaduhan Politik Segera Berakhir

Demokrasi di Indonesia, yang memegang budaya Timur, seharusnya berjalan dengan santun dan kerendahhatian. Demokrasi tidak seharusnya menjadi alat untuk balas dendam.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Kita sudah memiliki pengalaman panjang terhadap relasi eksekutif-legislatif dan sampai pada kesimpulan bahwa executive heavy atau legislative heavy sama-sama tidak baik bagi bangsa.“

Demokrasi, kata mantan ketua umum PB PMII ini, mensyaratkan adanya keseimbangan huubungan antar pilar-pilar demokrasi. “Tidak boleh ada tirani oleh salah satu pilar atas pilar demokrasi lainnya karena tirani akan menjadi bencana bangsa ini.“

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Tirani legislatif akan berujung pada pemanfaatan DPR sebagai “the site of power struggle“ bagi segala kepentingan partai politik. Loyalitas anggota kepada pimpinan partai politik menjadi jauh lebih tinggi ketimbang loyalitas kepada konstituen.

Nusron yang merupakan anggota DPR RI dari partai Golkar ini merujuk pesan iklan tentang perilaku anggota parlemen yang berbunyi “Sudah duduk lupa berdiri, sesudah duduk lupa akan janji-janji.

Legislative heavy juga mengakibatkan hampir tidak adanya kebijakan eksekutif yang tidak dapat diintervensi oleh legislatif. Untuk menjaga stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara, hanya satu yang boleh memiliki kekuasaan dan kedaulatan penuh di negeri ini, yaitu rakyat.

“Sebagai elemen masyarakat sipil, Gerakan Pemuda Ansor berkomitmen untuk menjamin agar demokrasi berjalan dalam jalur yang benar, agar institusi demokrasi menjadi alat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Masa depan bangsa Indonesia terlalu berharga untuk kita pertaruhkan,“ tegasnya. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Aswaja, Ahlussunnah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ansor Berharap Kegaduhan Politik Segera Berakhir di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock