Kamis, 07 Desember 2017

Kader NU Ikuti Pesantren Kilat Siap Masuk PTN

Wonosobo, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Study Club Generasi Unggulan (STUC General) Kabupaten Wonosobo mecoba membantu kader-kader NU yang potensial di Kabupaten Wonosobo supaya bisa lolos masuk perguruan tinggi negeri (PTN). 

Untuk kepentingan itu, Kelompok Bimbingan Belajar tersebut tengah mempersiapkan kegiatan Pasantren Kilat Sukses Masuk PTN 2013 atau Karantina Intensive Sukses SBMPTN (KISS) di Asrama Pesantren Al Mansur Kauman, Kabupaten Wonosobo, Jum’at (10/5).

Kader NU Ikuti Pesantren Kilat Siap Masuk PTN (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader NU Ikuti Pesantren Kilat Siap Masuk PTN (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader NU Ikuti Pesantren Kilat Siap Masuk PTN

Ketua Penyelengara KISS Stuc General Kabupaten Wonosobo Ubaidillah Faqih mengatakan bimbingan ini bertujuan untuk mendampingi pelajar atau kader-kader NU di Wonosobo yang pintar sehingga mampu masuk atau menembus pada perguruan tinggi negeri (PTN).

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Secara akademik, pelajar yang lolos seleksi akan diberi kiat-kiat mengerjakan tes masuk dengan didampingi tutor yang mumpuni. Selain itu, kami juga bekali dengan pelatihan-pelatihan,” tambahnya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Dijelaskan, kegiatan KISS ini juga membangun mental pelajar seraya memberikan wawasan ke-NU-an maupun Aswaja. Sehingga ketika diterima di PTN tidak mengalami kebingungan termasuk mengikuti organisasi ekstra kampus yang berbasis Nahdlatul Ulama. 

“Selain mendorong masuk PTN melalui program beasiswa Bidik Misi yang diprogramkan Mendikbud, pendampingannya dilakukan sampai pada Ospek hingga masuk di PTN nanti,” terang  Faqih.

Ia menjelaskan program kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 dengan nama pesantren kilat (Sanlat). Untuk sekarang berubah nama menjadi Karantina Intensive Sukses SBMPTN (KISS).  

“Pada tahun 2013 ini pesertanya meningkat menjadi 20 yang tersebar di seluruh Kabupten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung,” jelasnya. 

Terkait peserta KISS, Faqih menerangkan sebagai pra syaratnya adalah pelajar atau kader-kader NU yang potensial. Sedang jumlah peserta targetnya menerima dua kelas atau maksimal 30 siswa. 

“Kita akan menyeleksi secara ketat, pelajar atau kader NU yang  pintar menjadi prioritas utama program ini,” imbuhnya. 

 

Redaktur  : Mukafi Niam

Kontriutor: Fathl Jamil

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Daerah, Khutbah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Kader NU Ikuti Pesantren Kilat Siap Masuk PTN di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock