Sabtu, 09 Desember 2017

PMII harus Kembali ke Masjid

Jakarta, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ketua PBNU Masdar F. Mas’udi berharap agar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali ke masjid sebagai basis gerakannya. Masjid sebagai pusat kegiatan keummatan akan memberikan nilai spiritualitas yang tak akan diperoleh dari tempat lainnya.

“Mari kita kembali ke masjid,  bolehlah demo, tapi basisnya harus spiritualitas, visinya harus kerakyatan, tapi harus diikatkan dengan hablumminallah. Jangan tidak pernah ke masjid,” tuturnya kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal beberapa waktu lalu.

Beralihnya pusat kegiatan PMII dari masjid dikatakannya bisa menghilangkan visi dan ideologi yang dimiliki oleh organisasi yang banyak melahirkan para pemimpin dari NU ini. “Berangkat demo dari jalan, kembali ke jalanan, akhirnya menjadi orang jalanan, ini lama-lama bisa kehilangan visi dan ideologinya, lama-lama bisa menjadi pendemo bayaran,” tandasnya

PMII harus Kembali ke Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII harus Kembali ke Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII harus Kembali ke Masjid

Direktur Pusat Pengkajian dan Pengembangan Pesantren ini (P3M) ini menjelaskan bahwa pada masa rasulullah, masjid merupakan pusat peradaban yang mana segala kegiatan dilakukan disana, bukan sekedar sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah mahdhoh.

 

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Kita bisa diskusi di masjid, tentang Islam yang paling sosialitik pun, tapi dalam perspeksif agama, mendiskusikan Das Kapitas, Adam Smith, dha papa asal didialogkan dengan pesan-pesan etika dan keagamaan, ini baru seru, baru ada karakter,” tambahnya.

Pesan kembali ke masjid tersebut juga disampaikan kepada para kader GP Ansor. Saat selesai menjalankan aktifitas dunianya, masjid merupakan tempat kembali untuk menyelesaikan berbagai urusan.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Kalau semua urusan diselesaikan di situ, insyaallah lebih berkah. Dan kalau kita memutuskan segala sesuatu di masjid, spiritnya kan lain, nga mungkin memutuskan sesuatu di masjid dengan jotos-jotosan, sesuatu yang sekarang lazim,” imbuynya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal RMI NU, Kyai Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. PMII harus Kembali ke Masjid di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock