Sabtu, 06 Januari 2018

Ketika Jokowi Kenakan Sarung di Muktamar NU

Jombang, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Kehadiran Presiden Joko Widodo di Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (1/8) malam, menyedot perhatian banyak pihak. Puluhan ribu warga dari berbagai daerah memadati alun-alun Jombang, menyaksikan orang nomor satu ini membuka secara resmi perhelatan akbar NU.

Satu hal yang unik dari Jokowi malam itu adalah penampilannya yang lain dari biasanya. Jika pada tiap kunjungan di forum formal ia mengenakan kemeja putih, jas, lengkap dengan celana hitam, pada Muktamar NU kali ini ia memakai jas, peci hitam, dan sarung merah tua bermotif kotak-kotak.

Ketika Jokowi Kenakan Sarung di Muktamar NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika Jokowi Kenakan Sarung di Muktamar NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika Jokowi Kenakan Sarung di Muktamar NU

“Sarung ini dibelikan istri saya,” katanya di hadapan muktamirin yang sontak disambut tawa.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Mantan walikota Solo ini lalu bercerita, sarung tersebut ia kenakan saat berada di hotel beberapa saat sebelum prosesi acara pembukaan muktamar berlangsung, lantas meluncur ke alun-alun menggunakan mobil.

Mantan Presiden Megawati yang juga hadir menyapanya begitu Jokowi turun dari mobil, “Sarungnya bagus.”

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Apanya, Bu?” Gerrr kembali berderai. Hadirin seolah sedang membayangkan sesuatu.

“Warnanya,” jawab Megawati sebagaimana ditirukan Jokowi.

Tapi yang membuat terkesan Jokowi bukan pertanyaan ketua umum PDI-P itu. Ia mengaku justru kaget tatkala memasuki arena Muktamar dan menyaksikan pengurus NU ternyata banyak yang tak mengenakan sarung seperti dirinya.

“Begitu turun mobil ternyata banyak yang pakai jas (tak pakai sarung, red). Untung saya ditemani Gus Mus.” Mata Jokowi melirik Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri di depannya.

Penampilan Jokowi ini juga tak luput dari komentar Ketua PBNU H Saifullah Yusuf. Ia bersyukur Presiden bersedia mengenakan pakaian khas pesantren tersebut. Tapi anehnya, wakil gubernur Jatim ini justru tidak bersarung alias memakai celana.

“Pak presiden pakai sarung karena ingin menghormati NU, saya pakai celana karena ingin menghormati presiden.” Gerrrr... (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Ketika Jokowi Kenakan Sarung di Muktamar NU di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock