Sabtu, 06 Januari 2018

Saatnya Berantas Buta Al-Quran

Jombang, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang KH Abdul Kholiq Hasan menandaskan bahwa saat ini sudah saatnya umat disadarkan akan pentingnya memahami al-Quran. Selanjutnya, diharapkan sejumlah pesan dari kitab suci tersebut dapat diejawantah dalam keseharian.

Saatnya Berantas Buta Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
Saatnya Berantas Buta Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

Saatnya Berantas Buta Al-Quran

Ia menyampaikan hal itu saat mengisi kajian di Masjid Ar-Ridho Mojoagung Jombang, Jawa Timur (29/8). Kajian yang diikuti jamaah rutin tersebut diawali dengan penyampaian sejumlah kisah keteladanan para orang tua yang memiliki kepedulian kepada pendidikan anak, khususnya terhadap al-Quran.

"Dari sejumlah kisah yang di ketengahkan dalam kitab-kitab klasik membenarkan akan hal ini," kata Gus Kholiq, sapaan akrabnya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Karena? itu kepada para jamaah, Gus Kholiq mengajak untuk terus memupuk rasa senang dan bangga kepada anak-anak yang memiliki kemampuan membaca al-Quran dengan baik. Demikian juga mereka yang berkenan menghafal kitab suci umat Islam ini dipandang sebagai sebuah prestasi yang layak dipertahankan. "Yang juga sangat penting adalah mengamalkan apa yang menjadi perintah dalam al-Quran," tandasnya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Oleh karena itu, pimpinan di Institut Agama Islam Bani Faffah Tambakberas Jombang ini mengajak para jamaah untuk memiliki perhatian kepada anak-anak agar diberikan kesempatan belajar al-Quran sejak dini. "Ini penting sebagai bagian dari melaksanakan perintah agama," terangnya.

Katib Syuriah PCNU Jombang ini mengistilahkan pengenalan dan pendalaman kitab suci umat Islam ini dengan upaya pemberantasan buta huruf al-Quran. "Kalau selama ini kita mengenal pemberantasan buta huruf serta buta aksara, maka umat Islam juga harus mendengungkan pemberantasan terhadap buta huruf al-Quran," tandasnya.

Apalagi di Jombang sendiri yang dikenal dengan kota santri ternyata masih banyak para pelajar yang belum mengenal dengan baik al-Quran. "Orang tua hanya fokus kepada pemberantasan buta huruf dan membekali anak-anaknya dengan pengetahuan umum," sergahnya. Padahal, sebagai kota santri yang juga menyediakan banyak pesantren dan lembaga pendidikan agama, sudah seharusnya hal ini menjadi kepedulian para orang tua, lanjutnya.

Terhadap keengganan sebagian orang tua tersebut, Gus Kholiq ikut prihatin. "Ini menandakan bahwa para orang tua belum memiliki pemahaman yang menyeluruh terhadap pesan agama," katanya. Hal ini juga menjadi catatan tersendiri bagi para ulama, kiai serta tokoh agama untuk bersama-sama menggelorakan semangat pemberantasan buta huruf al-Quran.

"Karena kalau diperhatikan dengan seksama, al-Quran tidak semata memberikan wawasan keagamaan juga sarat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi," ungkapnya. Sejumlah ulama kenamaan pada jaman kejayaan Islam ternyata mampu menggali pesan keagamaan dan pengetahuan yang terkandung dalam kitab suci tersebut.

Gus Kholiq membayangkan, pada saatnya umat Islam dari berbagai disiplin ilmu dapat duduk bersama untuk menggali secara menyeluruh kandungan al-Quran. "Ini tentu saja akan menambah keyakinan umat Islam dan rasa bangga atas agama yang dianut," pungkasnya. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal AlaSantri Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Saatnya Berantas Buta Al-Quran di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock