Minggu, 25 Agustus 2013

Dinginkan Suhu Politik, Masyarakat Mesti Teladani Akhlak Para Kiai

Bogor, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Dalam beberapa tahun terakhir, standar moral masyarakat mengalami penurunan signifikan. Apalagi saat media sosial semakin booming, masyarakat semakin tercabut dari akar sosial dan nilai-nilai adiluhung (mulia) yang diwariskan oleh para leluhur bangsa. Kondisi demikian menuntut masyarakat perlu meneladani akhlak luhur para kiai.

Demikian diutarakan oleh Pengasuh Pesantren Hidayatul Muqorrobin, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, KH Cecep Hamzah kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal, Rabu (13/12).

Dinginkan Suhu Politik, Masyarakat Mesti Teladani Akhlak Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Dinginkan Suhu Politik, Masyarakat Mesti Teladani Akhlak Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Dinginkan Suhu Politik, Masyarakat Mesti Teladani Akhlak Para Kiai

“Para kiai mencontohkan sikap yang lembut, santun, dan bijak sana dalam bersikap. Kiai biasanya hidup sederhana dan memiki kepribadian yang kuat berkat bimbingan para wali dan kekasih Allah,” ujar Cecep Hamzah.

Kiai yang pernah diamanaih A’wan Syuriyah PWNU Provinsi Sumatera Selatan ini mengungkapkan bila masyarakat dapat meneladani para kiai, suhu panas yang menyelimuti jagat politik Indonesia dalam dua tahun terakhir dapat didinginkan dan distabilkan.

“Ujaran-ujaran kebencian yang banyak bertebaran di medis sosial, harus dihentikan, karena bukan sebagai budaya bangsa ini,” ujar tokoh Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) wilayah Bogor-Depok.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Sebagai upaya mendorong transformasi masyarakat, melalui wadah Lajnah Bahsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Bogor, Kiai Cecep berupaya menularkan dan menyalurkan nilai-nilai positif serta keteladanan yang ditunjukkan para kiai.

“Kami di LBM NU Kabupaten Bogor maupun Himasal wilayah Bogor-Depok berupaya mengedukasi warga Nahdliyin Bogor dan masyarakat umum, agar belajar dari perjalanan hidup para kiai, sebagai contoh dalam kehidupan berbangsa bernegara,” pungkasnya. (Ahmad Fahir/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Nahdlatul, IMNU, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Dinginkan Suhu Politik, Masyarakat Mesti Teladani Akhlak Para Kiai di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock