Kamis, 17 November 2016

1.400 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua

Coxs Bazar, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Tragedi kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, tak hanya memaksa ratusan ribu Muslim Rohingya lari menerobos perbatasan Myanmar tapi juga duka mendalam terutama bagi anak-anak yang kehilangan orang tua mereka.

Seperti dilaporkan Aljazeera , sekitar 1.400 anak Rohingya terpaksa menjadi yatim atau yatim-piatu, baik karena orang tua mereka terbunuh ataupun terpisah tanpa kabar keberadaannya hingga kini. Anak-anak ini ikuti menyeberang ke Bangladesh bersama rombongan orang-orang dewasa.

1.400 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua (Sumber Gambar : Nu Online)
1.400 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua (Sumber Gambar : Nu Online)

1.400 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua

Seperti yang dialami Rashid, bocah 10 tahun yang mesti menanggung beban berat hidupnya karena tak lagi punya ayah dan ibu. Semua dia tinggal bersama orang tua dan enam saudara kandung di Desa Shikderpara di Maungdaw, Rakhine.

Pada 25 Agustus 2017, keadaan berubah drastis. Rumah Rashi diserbu tentara, bersamaan dengan aksi pembakaran desa-desa di sana. PBB menyebut tindakan brutal militer Myanmar ini sebagai “pemusnahan etnis”.

"Itu hari Jumat. Saya meraih tangan kakak perempuan saya dan berlari menuju bukit terdekat. Setelah tentara pergi, saya kembali dan mendapati orang tua saya meninggal dunia," katanya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Saat ini anak-anak berada dalam kondisi mengkhawatirkan di tenda-tenda pengungsian. Kawasan padat manusia, sampah, dan kekumuhan menambah risiko pencakit yang mengancam kesehatan mereka. Meskipun, para aktivis kemanusiaan kini sedang berusaha meringankan beban mereka, salah satunya dengan sejumlah kegiatan yang memulihkan anak-anak dari trauma. (Red: Mahbib)

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Lomba, Habib, Humor Islam Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. 1.400 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock