Jumat, 16 Desember 2016

Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika

Metro, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Mustasyar PCNU Kota Metro Lampung KH. Fachruddin Hudan mengatakan, rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah dianugerahkan akan memunculkan sikap qanaah (menerima) atas apa yang ada. Dengan rasa syukur, kita akan memiliki kesadaran bahwa kita tidak akan hidup selamanya didunia.

"Silakan mencari harta sebanyak-banyaknya seolah-olah akan hidup selama-selamanya. Tapi kita harus ingat untuk menyiapkan bekal akhirat seolah-olah kita akan meninggalkan dunia esok," katanya, Ahad (29/10).

Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika (Sumber Gambar : Nu Online)
Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika (Sumber Gambar : Nu Online)

Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika

Dengan rasa syukur, lanjutnya, kita juga akan menyadari bahwa rezeki kita di dunia sudah diatur oleh sang khaliq sehingga jiwa tidak akan terlalu terbebani dan ibadah pun akan lebih dirasakan.

"Tugas kita hidup didunia adalah untuk beribadah. Rezeki akan diberikan oleh Allah dari jalan yang tidak disangka-sangka jika kita benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT," terangnya mengutip ayat Al Quran.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Ia mencontohkan beberapa amalan di dunia yang dapat mendatangkan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka, diantaranya adalah melalui silaturahmi dan berkomunikasi dengan orang lain.

"Dengan bersilaturahmi maka akan terjalin komunikasi dan dari komunikasi tersebut maka insyaallah akan muncul komitmen sehingga aktifitas dari silaturahmi tersebut akan memunculkan rezeki," jelasnya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Kesadaran akan hal inilah yang saat ini mulai banyak ditinggalkana oleh manusia zaman modern. 

"Banyak saat ini orang berfikir rezeki seperti matematika. Dengan bekerja siang malam mereka akan mendapatkan harta yang banyak. Yang imbasnya jarang melakukan silaturahmi dengan saudara dan tetangga," katanya.

Padahal, lanjut Kiai Fachruddin, sering  kita temui seseorang yang terlihat tidak sibuk mencari harta dan santai dalam hidupnya, namun secara materi dianugerahi kecukupan dan terlihat melimpah.

"Inilah misteri dari rezeki. Siapa yang takwa dan yakin kepada Allah maka akan diberikan jalan keluar dan dibukakan pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Cerita, Warta, Nusantara Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock