Bandarlampung, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung mengangkat gagasan Islam moderat, setara, dan berkeadilan? dalam forum Musyawarah Daerah Ke-IX di Komplek Islamic Center Bandarlampung. Selama dua hari Senin-Selasa (9-10/4) mereka membahas berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat khususnya perihal toleransi dan kesetaraan.
Tema ini diapresiasi oleh Wakil Sekretaris MUI Pusat Amirsyah Tambunan saat memberikan pengarahan di depan peserta yang terdiri atas unsur MUI Provinsi, MUI Kabupaten, ormas, utusan pesantren dan perguruan tinggi Islam.
| Ulama Lampung Usung Islam Moderat dan Berkesimbangan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ulama Lampung Usung Islam Moderat dan Berkesimbangan
Amirsyah mengatakan bahwa umat Islam tidak boleh memiliki pemikiran ekstrem dan kaku. "Jangan ekstrem kiri atau ekstrem kanan. Tunjukkan sikap washatiyah yang diangkat pada Musda kali ini," harapnya.Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
Salah satu peserta yang juga Ketua MUI Pringsewu KH Hambali berharap ke depan MUI mampu menjadi pengayom umat untuk beragama dengan baik."Sekarang ini banyak paham dan aliran sesat serta keras yang cenderung radikal. MUI harus hadir untuk melunakkan aliran yang keras ini," tegas Hambali yang juga Wakil Ketua NU Pringsewu.
Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal
Paham transnasional yang cenderung kaku dan tidak toleran dalam beragama sudah mulai menggerogoti para pelajar dan generasi muda yang sangat labil dalam pemahaman agama."Dengan tema yang mengangkat sikap moderat kita harapkan Musda MUI ini dapat menjadi salah satu solusinya," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Quote, Hadits, Ubudiyah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

EmoticonEmoticon