Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Februari 2018

40 Peserta Sanlat Mataair Nganjuk Diterima di PTN

Nganjuk,Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Usaha Yayasan Mataair Nganjuk, Jawa Timur membantu generasi muda Nahdliyin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak sia-sia. Data terakhir sampai 14 juli 2016, sebanyak 40 dari 90 peserta pesantren kilat (sanlat) 2016 lolos PTN ternama.

40 Peserta Sanlat Mataair Nganjuk Diterima di PTN (Sumber Gambar : Nu Online)
40 Peserta Sanlat Mataair Nganjuk Diterima di PTN (Sumber Gambar : Nu Online)

40 Peserta Sanlat Mataair Nganjuk Diterima di PTN

Ketua Yayasan Mataair Nganjuk Syamsul Hakim bersyukur atas capaian sanlat yang digelar bekerja sama dengan PCNU Nganjuk tersebut. "Kami memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena? siswa-siswi kami lolos di PTN Bidikmisi yang diinginkan. Peserta lolos di kampus UTM Madura, beberapa Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Gajah Mada,” jelasnya Rabu (13/7). ?

Menurut peserta sanlat tersebut, tidak akan dilepas begitu saja setelah duduk di bangku mahasiswa. Namun mereka akan selalu didampingi oleh Yayasan Mataair Nganjuk. Mereka diwajibkan untuk membawa misi Nahdalatul Ulama (NU) dalam mempertahankan dan mengembangkan ajaran Islam Ahlussunal wal-Jamaah di kampus masing-masing.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Mereka, tambah dia, direkomendasikan untuk bergiat dan turut membesarkaan organisasi ekstra kampus yaitu PMII, KMNU, Matan (organisasi yang mengembangkan thoriqoh mutabar di), PKPT IPNU-IPPNU.“ Terserah pilih yang mana,” tuturnya.

Sementara Manajer Sanlat BPUN Nganjuk Atourrohman Syahroni mengatakan, siswa-siswi sanlat Nganjuk yang belum lolos PTN jalur SBMPTN masih didorong untuk menempuh jalur mandiri bidikmisi maupun reguler. “Kami tetap mendampingi untuk pendaftaran anak-anak mengikuti jalur mandiri,” katanya.

Dalam hal kualitas, kata dia, santri sanlat ternyata tidak bisa diremehkan. “Contohnya saja Ilham Malik, remaja lulusan SMA 2 Nganjuk? ini berhasil diterima di UGM pada Fakultas Kedokteran. Putri Indah Lestari remaja lulusan SMA 2 Nganjuk Lolos Pendidikan Bahasa Inggris? UB Malang. M Tamami MAN Nglawak lolos Sosislogi di Unej dan beberapa di UTM, UM dan UPN Jatim,” pungkasnya. (Anwar Muhammad/Abdullah Alawi)

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal



Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Berita, Kiai, Ulama Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Kenapa Perempuan Haid Dilarang Thawaf?

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Redaksi Bahtsul Masail NU yang kami hormati. Dalam kesempatan ini kami ingin bertanya tentang perempuan yang sedang haid. Sebagaimana yang kami ketahui bahwa seluruh amalan haji atau manasik haji boleh dikerjakan oleh perempuan haid kecuali thawaf.

Kenapa Perempuan Haid Dilarang Thawaf? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Perempuan Haid Dilarang Thawaf? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Perempuan Haid Dilarang Thawaf?

Pertanyaan yang ingin kami ajukan adalah kenapa perempuan haid boleh melakukan semua manasik atau amalan haji kecuali thawaf? Atas penjelasannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu alaikum wr. wb. (Walid/Jakarta)

Jawaban

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Assalamu alaikum wr. wb.

Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah SWT. Dalam sebauah riwayat dikatakan bahwa Sayyidah Aisyah RA telah sampai di Mekkah, namun beliau mengalami datang bulan sehingga tidak melakukan thawaf dan sai.

Kemudian Sayyidah Aisyah RA mengadukan hal tersebut kepada Rasulullah SAW. Rasul pun memberikan respon dengan menyatakan, “Lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh orang yang berhaji, hanya saja jangan thawaf di Baitulah sebelum suci.”

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Dari Aisyah RA, istri Nabi SAW, ia berkata, ‘Saya telah sampai di Mekkah, sedangkan saya dalam keadaan haid sehingga saya tidak melaksanakan thawaf di Baitullah, tidak juga mengerjakan sai antara bukit Shafa dan Marwa. Lantas, saya pun mengadukan hal tersebut kepada Rasulullah SAW. Beliau pun merespon dengan menyatakan, ‘Lakukan apa yang dilakukan orang yang berhaji, hanya saja jangan melaksanakan thawaf di Baitullah sebelum suci’. Ini adalah hadits yang disepakati kesahihannya.”

Hadits ini jelas menunjukkan bahwa perempuan yang sedang mengalami haid diperbolehkan atau sah untuk melaksanakan amalan-amalan haji kecuali thawaf di Baitullah. Dari sini kemudian muncul pertanyan kenapa perempuan haid tidak boleh thawaf, sebagaimana yang ditanyakan di atas.

Setelah kita menelisik lebih lanjut, ternyata para ulama berbeda pendapat tentang alasan perempuan yang sedang haid dilarang untuk melakukan thawaf. Setidaknya ada dua pandangan sebagaimana dikemukakan oleh penulis kitab Subulus Salam.

Pendapat pertama menyatakan bahwa alasannya adalah karena salah satu syarat sahnya thawaf adalah suci. Sedang perempuan yang sedang haid jelas tidak suci karena haid termasuk hadats besar.

Pendapat kedua menyatakan bahwa perempuan yang haid tidak boleh thawaf karena ia dilarang masuk masjid. Padahal thawaf mengelilingi Ka‘bah atau Baitullah yang dikelilingi oleh Masjidil Haram.

? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ?.

Artinya, “Illat atau alasan tidak diperbolehakannya perempuan yang haid untuk melaksanakan thawaf diperselisihkan oleh para ulama. Ada pendapat yang menyatakan karena suci adalah salah satu syarat thawaf. Dalam pendapat lain dikatakan (qila), karena perempuan yang sedang haid dilarang masuk masjid.”

Penjelasan singkat ini hemat kami sudah dapat menjawab mengenai pertanyaan di atas. Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwmith thariq,

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Mahbub Maafi Ramdlan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Bahtsul Masail, Kiai Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Minggu, 28 Januari 2018

Rahasia Bismillah

Biasanya, segala macam laku rutinitas dikerjakan tanpa pikirpanjang. Misalkan mandi, makan, minum, bersepatu, memakai baju membuka laptop, ketik sms dan lainsebagainya. Rutinitas itu seolah menutupi subtansi pekerjaan itu sendiri.

Hampir-hampir orang tidak sadar untuk apa ia minum, padahal dia tidak terlalu haus. Bahkan bisa jadi seseorang minum begitu saja tanpa berpikir bagaimana jikalau tenggorokan ini mengalami kemacetan, tidak mau menelan air. Begitu pula dengan bersepatu, asalkan kaki masuk kemudian jalan. Jarang sekali orang berpikir bagaimana nasib kaki jika di dalam sepatu ada kalajengking? Begitulah segalanya terjadi berulang kali dalam kehidupan ini seperti layaknya mesin pabrikan.

Belum lagi jika rutinitas itu adalah berbelanja yang telah menjadi kelatahan, sehingga begitu seringnya seseorang tidak pernah berpikir panjang untuk apa ia membeli A atau B. Asalkan ia suka, barang itu harus dibelinya. Walaupun ia telah memiliki.

Rahasia Bismillah (Sumber Gambar : Nu Online)
Rahasia Bismillah (Sumber Gambar : Nu Online)

Rahasia Bismillah

Demikian itu seharusnya tidaklah boleh terjadi berlarut-larut. Bagi seorang muslim yang sadar dan beriman kepada Allah swt, hendaknya hati selalu ingat kepada-Nya dalam berbagai tindak-laku keseharian. Karena hidup ini hanya bergantung kepada-Nya. Bukankah jika Dia berkehendak, bisa saja udara di dunia ini dikosongkan untuk beberapa menit saja. Bayangkan apa yang terjadi dengan nasib manusia?

Untuk itulah Rasulullah saw menghimabu umatnya untuk memulai segala sesuatu dengan bacaan bismillah. Karena sesungguhynya hal itu dapat menyadarkan manusia dari tindakan rutinitasnya dan kembali berpikir dengan penuh kesadaran.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Setiap perkara baik yang tidak didahului dengan bismillahirrahmanirrahim, perkara itu terpotong (percuma atau tidak dianggap ibadah)

Dari keterangan Rasulullah saw di atas, maka secara otomatis bacaan bismillah dapat menggeser posisi tindakan rutinitas menjadi sebuah laku ibadah yang penuh makna. Sebagaimana kita menjalankan berbagai syariatnya.

Bahkan tidak hanya itu saja, jiakalau kita mau mendalami beberapa hadits lain bisa jadi laku rutinitas yang telah bergeser menjadi laku ibadah karena didahului dengan bismillah berubah menjadi sumber kebajikan dan kebijakan.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Tidaklah seorang yang membaca bismillahirrahmanirrahim kecuali Allah akan utus kepadanya seorang (malaikat pencatat) menuliskan 400 kebaikan untuknya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Jikalau sudah demikian, maka apa yang keluar dari seorang yang membaca bismillah tidak lain hanyalah berbagai kebaikan yang sekaligus menganulir berbagai tindak keburukan. Bahkan dalam salah satu haditsnya dengan tegas Rasulullah saw berkata

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. Tidaklah seorang hamba membaca bismillahirrahmanirrahim kecuali ia akan mematri setan-setan seperti halnya tenol yang terpatri oleh soldir.

Itulah beberapa alasan pentingnya mengucap bismillah. Sebagaimana Rasulullah saw menggambarkan posisi bismillah dalam rentetan keistimewaan yang lain, Rasulullah saw berkata "Allah menghiasi langit dengn bintang-gemintang, menghiasi malaikat dengan jibril, menghiasi surge dengan bidadari, menghiasi para nabi dengan Muhammad saw, menghiasi hari dengan Jumat, menghiasi malam dengan laylatul qadar, menghiasi bulan dengan Ramadhan, menghiasi masjid dengan kabah, menghisi mushaf dengan al-Quran, dan menghiasi al-quran dengan bismillah".

Redaktur: Ulil Hadrawy . Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Kiai, News, Sholawat Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

Begini Suasana Lebaran di Italia

Roma, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal?

Bertugas di negara yang mayoritas penduduknya Katolik menjadikan pengalaman berbeda. Lebaran di sini tentu saja tidak seramai di Indonesia. jumlah Muslim Indonesia di Italia masih bisa dihitung dengan jari. Setiap ada momen kumpul-kumpul seperti buka bersama, festival budaya, hari-hari libur nasional, dan lebaran menjadi obat kangen terhadap kampung halaman Indonesia.?

Semua diaspora yang terdiri dari pekerja, mahasiswa, dan native Italia yang menikah dengan orang Indonesia akan berdatangan ke tempat-tempat acara. Biasanya wisma KBRI di Via Campania, 55, 00187 Roma menjadi tempat acara bagi yang tinggal di Roma dan sekitarnya termasuk Vatikan.?

Begini Suasana Lebaran di Italia (Sumber Gambar : Nu Online)
Begini Suasana Lebaran di Italia (Sumber Gambar : Nu Online)

Begini Suasana Lebaran di Italia

Bagi masyarakat Indonesia di Milan, biasanya menyewa gedung pertemuan di Circolo Sempre Avanti, Via Bertola da Novate, 11, Novate Milanese, seperti acara buka bersama pertengahan Ramadhan lalu.?

Keharmonisan antarpemeluk agama di sini sangat terjaga. Masyarakat Indonesia di Italia sudah seperti saudara, mereka baik dan saling menghargai. Ketika ada suatu acara, maka semua akan bahu membahu membantu demi kesuksesan acara tersebut. Ada yang membawa makanan yang dibuatnya. Maka tidak heran menu makanan sayur asem lengkap dengan melinjonya pun ada di sini.?

“Melinjo beli di Indonesia langsung 3 kilogram, dititipkan kepada orang yang pulang ke Indonesia,” cerita Irwanda, Staff lokal KBRI di Roma.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Persiapan lebaran bagi orang-orang Indonesia di Italia tidak jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia umumnya. Baju baru, ketupat, opor ayam, juga ada di sini. Open house di KBRI pun sudah disiapkan dengan hidangan pembuka bakso. Di rumah-rumah sudah disiapkan pula seperti somay buatan sendiri. Tentang kuliner, jangan khwtir. Orang indonesia sudah jagonya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Masalahnya adalah di Italia tidak ada libur Idul fitri, sehingga di saat yang berbahagia ini, masyarakat Indonesia yang bekerja pun tetap harus masuk.

“Termasuk juga para diplomat, tidak boleh ada yang pulang ke Indonesia kecuali ada izin dari Kementrian Luar Negeri di Indonesia atau panggilan resmi dari instansi pemerintah,” kata Kolonel Bambang Dharmawan. Ia diplomat dari TNI Angkatan Laut. Selain untuk KBRI Italia yang meliputi Cyprus, Malta, San Marino, ia juga bertugas untuk KBRI Yunani. Tugas untuk tiga tahun, dan tidak boleh pulang jika tidak ada undangan atau panggilan tugas dari panglima.

Para diplomat biasanya memang bertugas selama tiga tahun di tempat penugasan. Mereka dibolehkan membawa anggota keluarga. Anak-anak yang dibawa biasanya mudah sekali beradaptasi dengan bahasa Italia. Hanya 3,5 bulan sudah lancar bahasa Italia. Anak-anak itu bergaul dengan teman-teman Italia di sekolah.

Kalau ada yang berbeda dari persiapan lebaran di Italia dengan di Indonesia, adalah bahwa di Italia kurang ramai saja. Di sini tidak ada misalnya bunyi petasan jangwhe yang meluncur ke atas seperti kebanyakan di Indonesia.?

Pada hari Jumat (23/6), digelar acara buka puasa bersama di kota suci Vatikan. Duta Besar Republik Indonesia untuk tahta suci Vatikan, Agus Sriyono mengatakan senang sekali melihat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam mengisi akhir-akhir bulan Ramadhan. Keputusan Idul Fitri di Vatikan menunggu kepastian dan pengumuman resmi dari masjid Islamic Centre Roma setelah sidang penglihatan hilal.

Seperti di Indonesia, sebagai bentuk taat pada pemerintah, Idul Fitri menunggu juga keputusan Kementrian Agama, setelah dilakukan sidang isbat.?

Semoga puasa Ramadhan sebulan penuh yang kita lakukan mendapat ridla dari Allah SWT. Sehingga pasca berpuasa, ibadah yaang kita lakukan menjadi bertambah dan istikamah. Minal aidin wal faizin, Mohon maaf lahir batin. Selamat lebaran. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, diucapkan dari Roma-Italia. (H Khumaini Rosadi, anggota Tim Inti Dai dan Media Internasional (TIDIM) LDNU, dan Dai Ambassador Cordofa 2017 dengan penugasan ke Roma, Italia)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Pertandingan, Kiai, Sejarah Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Kamis, 18 Januari 2018

Poligami dan Berburu Kebaikan

Ubaid dan Umar merupakan alumni pondok pesantren. Semenjak di pondok keduanya selalu berburu dan bersaing dalam hal kebaikan, terutama di shalat lima waktu. Tapi pada kenyataannya Ubaid selalu kalah dari Umar.

Suatu ketika Ubaid bertanya sama temannya itu. "Kang, kenapa sampean kok datang ke masjid selalu lebih cepat dari saya?”

Poligami dan Berburu Kebaikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Poligami dan Berburu Kebaikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Poligami dan Berburu Kebaikan

"Soalnya istri saya dua. Istri yang pertama membangunkan saya dan istri yang kedua menyiapkan perlengkapan shalat saya," jawab Umar santai.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Selang beberapa bulan, Ubaid pun berpoligami. Harapannya bisa seperti Umar. Benar, setelah poligami Ubaid hampir selalu terlihat lebih awal dari Umar berada di masjid.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

"Kok sampean sekarang bisa mendahului saya datangnya, Kang? Resepnya apa?” Tanya Umar.

"Saya takut pulang ke rumah istri pertama yang marah-marah, jadi saya tiap hari tidur di masjid,” jawab Ubaid. (Ahmad Rosyidi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Tokoh, Budaya, Kiai Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

PCNU dan GP Ansor Sukoharjo Serahkan Bantuan Peduli Banjir

Sukoharjo, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Pimpinan Cabang Nahdlotul Ulama (PCNU) dan PC GP Ansor Sukoharjo, Rabu (12/2) menyerahkan bantuan berupa sembako dan sejumlah uang bagi korban banjir di daerah Pantura. Bantuan itu merupakan hasil penggalangan dari pengurus wakil cabang NU dan anak cabang GP Ansor di Sukoharjo.

“Bantuan ini akan disalurkan kepada korban bencana banjir di Pantura dan sekitarnya. Kami berharap bantuan ini meringankan beban bagi korban bencana banjir,” kata Komandan Sarkorcab Banser Sukoharjo  Dwi Nugroho Kustanto.

PCNU dan GP Ansor Sukoharjo Serahkan Bantuan Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU dan GP Ansor Sukoharjo Serahkan Bantuan Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU dan GP Ansor Sukoharjo Serahkan Bantuan Peduli Banjir

Sementara Wakil Ketua PC GP Ansor Sukoharjo Ahmad Syafari menuturkan, kegiatan penggalangan dana ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

“Waktu bencana Gunung Merapi kami juga melakukan hal yang sama. Alhamdulillah kami langsung mengatarkan bantuan ke lokasi pada waktu itu,” terang Syafari.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Penggalangan dana ini, sambung Syafari, langsung dipandu PCNU Sukoharjo. GP Ansor hanya sebagai panitia pelaksanaanya.

“Kami berharap khusus bagi anggota Ansor ke depan bisa lebih mementingkan orang lain daripada urusan sendiri. Karena, umat tidak kalah penting daripada urusan sendiri,” jelasnya. (Mashri/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Kiai Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Jumat, 12 Januari 2018

Ansor Way Kanan Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Kader

Way Kanan, Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal?



Sebagai komitmen menumbuhkan kewirausahaan bagi kader, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan, Provinsi Lampung kembali menyalurkan satu set alat bekam (hijamah) bagi Pimpinan Anak Cabang Negeri Agung.

Ansor Way Kanan Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Kader (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Way Kanan Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Kader (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Way Kanan Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Kader

"Kami mengapresiasi pelaksanaan komitmen pimpinan cabang menyalurkan bantuan kemandirian bagi kader," ujar Ketua Ansor Negeri Agung Ahmad Nursalim di Blambangan Umpu, Rabu (15/3).

Peraturan Dasar (PD) Peraturan Rumah Tangga (PRT) Gerakan Pemuda Ansor berdasarkan Kongres GP Ansor XV di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, 2015 menegaskan bagaimana cara organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) ini mendapatkan pendapatan dengan cara mandiri. Usaha halal dan sah, yaitu usaha-usaha yang tidak bertentangan dengan syara dan atau hukum negara diperbolehkan dilakukan Pemuda Ansor.

PC GP Ansor Way Kanan memiliki program Halal (Hijamah/Bekam Sambil Beramal). Upaya itu diwujudkan dengan melatih kader hingga menyalurkan peralatan bekam bagi PAC Rebangtangkas, Pakuan Ratu, Negara Batin dan Negeri Agung.

Tidak hanya itu, rangkaian proses untuk mengelola input yang berasal dari supplier sehingga menghasilkan output agar customer puas atau biasa dikenal dengan istilah SIPOC juga diberikan.?

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

"Alat tersebut nantinya akan kami serahkan bagi kader di Kampung Kalipapan. Pimpinan cabang meminta kami fokus di satu kampung," ujar Nursalim menjelaskan.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Penyerahan secara simbolis dilakukan Bendahara Ansor Way Kanan, Abdullah Candra Kurniawan kepada Sekretaris Ansor Negeri Agung, Jumadi. (Malikaisa/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal Ubudiyah, Sunnah, Kiai Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Pesantren Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock